#SeptemberReview: Tabula Rasa

8:00 PM


Jadi ceritanya gue kelupaan nulis satu hari nih gaes. hehe. untuk menebus dosa itu gue akan menulis 2 review hari ini. Yang pertama gue akan membahas Tabula Rasa.

Tabula Rasa ini film Indonesia pertama yang membahas tentang kuliner Indonesia. Bukan secara keseluruhan membahas tentang makanan sih, tapi jalannya cerita di film ini dipengaruhi oleh makanan. 

Tabula Rasa menceritakan tentang seorang anak papua yang berjuang hidup di Jakarta setelah impiannya menjadi pemain bola kandas. Dia adalah Hans, pemuda papua yang sempat dilirik oleh pelatih sepakbola ibukota yang kemudian menawarkannya peluang menjadi pemain sepakbola di Jakarta.

Frans yang ke Jakarta malangnya tidak bernasib mujur. Dia mengalami patah kaki dan klub yang dibelanya tak mampu membayar biaya pengobatan. Frans lalu keluar dari klub dan menjadi gelandangan. Di film ini sosok Hans diperlihatkan sebagai seorang pemuda putus asa, namun malu untuk pulang ke tanah halaman. Frans lalu bertemu dengan Mak, seorang pemilik rumah makan padang. Di situ lah perjalanan cerita dimulai.

Konflik di film ini terjadi ketika rumah makan Padang milik Mak mengalami konflik internal yang memaksa untuk beradu satu sama lain. Hans lalu belajar memasak masakan padang, hingga ia mahir.
Di akhir film ini diperlihatkan bahwa Hans pulang menuju kampung halamannya di Papua, seperti lirik Gurat Asa "lelah kan berpulang".

Rating: 8/10

You Might Also Like

0 comments